Pelajari semua yang perlu kamu tahu tentang kaigo: tugas harian, kualifikasi, jalur masuk ke Jepang, dan berapa gajinya.
Kaigo (介護) adalah istilah Jepang untuk profesi perawatan lansia dan penyandang disabilitas. Di tengah krisis demografis Jepang, kaigo menjadi salah satu profesi paling dibutuhkan dan dibuka lebar untuk tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.
Pekerjaan kaigo mencakup perawatan fisik, mental, dan sosial bagi para lansia dan penyandang disabilitas.
Membantu mandi, berpakaian, grooming, dan menjaga kebersihan pribadi klien setiap hari.
Mempersiapkan dan membantu makan, memastikan asupan gizi dan cairan klien terpenuhi.
Membantu ke toilet atau ganti popok dengan menjaga martabat dan kenyamanan klien.
Mendampingi latihan gerak, berjalan, dan fisioterapi ringan sesuai arahan terapis.
Mencatat kondisi fisik dan mental klien harian, melaporkan perubahan kepada perawat.
Mengobrol, menemani aktivitas, menghibur, dan menjaga kesehatan mental klien.
Mengantar dan mendampingi kegiatan: senam, kerajinan tangan, menyanyi, jalan-jalan.
Menjaga kebersihan kamar, mengganti linen, dan memastikan lingkungan aman untuk klien.
Ada beragam fasilitas dan layanan tempat kaigo bertugas di Jepang.
特別養護老人ホーム
Fasilitas 24 jam untuk lansia yang butuh perawatan intensif. Paling banyak menyerap tenaga kaigo.
デイサービス
Klien datang pagi, pulang sore. Cocok untuk kaigo yang ingin jam kerja reguler.
グループホーム
Rumah tinggal kecil untuk 5–9 lansia demensia. Suasana lebih kekeluargaan.
訪問介護
Kaigo datang ke rumah klien. Jam kerja fleksibel, butuh kemampuan mandiri tinggi.
Kaigo punya jalur karir yang jelas dari pemula hingga profesional bersertifikat nasional.
Bisa langsung bekerja di banyak fasilitas sambil belajar on-the-job. Gaji sedikit lebih rendah.
Bisa langsung kerjaPelatihan 130 jam. Dulu disebut "Home Helper Level 2". Wajib sebelum naik level berikutnya.
130 jam pelatihan450 jam pelatihan. Mencakup perawatan medis dasar. Wajib untuk ujian nasional.
450 jam + 3 thn pengalamanSertifikat nasional Jepang. Gaji lebih tinggi, bisa jadi supervisor, dan poin untuk visa PR.
Sertifikat NasionalPemerintah Jepang membuka tiga jalur resmi bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja sebagai kaigo.
Program kerjasama pemerintah Indonesia–Jepang. Biaya ditanggung, dapat beasiswa belajar bahasa Jepang selama 6–12 bulan sebelum berangkat.
Visa pekerja terampil. Bisa langsung bekerja setelah lulus ujian bahasa Jepang (N4) dan ujian kompetensi kaigo.
Program magang teknis 3–5 tahun. Belajar sambil bekerja langsung di fasilitas kaigo di Jepang.
Gaji bervariasi tergantung kualifikasi, fasilitas, dan lokasi. Berikut kisaran umum tahun 2024–2025.
* Gaji di atas belum termasuk lembur, tunjangan malam, tunjangan hari libur, dan bonus tahunan (biasanya 1–2 bulan gaji). Banyak fasilitas juga menyediakan perumahan bersubsidi atau gratis, serta menanggung biaya pelatihan sertifikasi.
Ya, kemampuan bahasa Jepang sangat penting karena kaigo berinteraksi langsung dengan lansia Jepang setiap hari. Untuk jalur Tokutei Ginou, minimal dibutuhkan level N4 JLPT. Jalur EPA menyediakan pelatihan bahasa dulu sebelum berangkat, jadi sangat cocok untuk pemula.
Tentu saja! Kaigo tidak terbatas gender. Bahkan banyak fasilitas yang membutuhkan kaigo pria khususnya untuk merawat klien laki-laki atau melakukan tugas yang memerlukan tenaga lebih.
Jalur Tokutei Ginou bisa diperpanjang tanpa batas selama masih bekerja. Setelah mengumpulkan poin (termasuk sertifikat Kaigo Fukushishi), bisa mengajukan Permanent Residency (PR) atau bahkan naturalisasi.
Ada aspek fisik seperti membantu memindahkan klien, namun fasilitas modern di Jepang sudah dilengkapi alat bantu (lift, kursi roda elektrik, dll). Ada juga pelatihan teknik body mechanics agar punggung tidak cedera.
Pendaftaran EPA dilakukan melalui BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) dan JICWELS (Japan International Corporation of Welfare Services). Biasanya dibuka setahun sekali. Cek website resmi BP2MI untuk info pendaftaran terbaru.
Sebagian besar fasilitas kaigo menyediakan asrama atau bantuan sewa apartemen dengan harga sangat terjangkau (biasanya dipotong dari gaji sekitar ¥10.000–30.000/bulan). Ini sangat membantu karena sewa apartemen di Jepang relatif mahal.
Ribuan pekerja Indonesia sudah berhasil. Mulai perjalananmu hari ini — pelajari bahasa Jepang dan daftarkan diri!
Lihat Jalur Masuk →